Ajax lolos ke babak play-off Liga Conference setelah bermain imbang 2-2 melawan Shelbourne FC di Tolka Park, Dublin, Jumat malam. Keputusan pelatih Míchel Sanchez menurunkan Maarten Paes sebagai starter memberi kepercayaan penuh kepada kiper Timnas Indonesia menggantikan Marc ter Stegen yang belum fit sepenuhnya. Paes, berusia 24 tahun, tampil solid di pertandingan leg kedua babak ketiga kualifikasi ini, menggagalkan beberapa peluang berbahaya termasuk sundulan Rodrigo Freitas yang sempat mengancam gawangnya.
Brandt Buka Gol, Shelbourne Dua Kali Samakan
Ajax memang tidak membutuhkan kemenangan di leg kedua karena sudah memiliki keunggulan besar dari leg pertama dengan skor 3-1. Julian Brandt membuka gol untuk Ajax pada menit ke-20 setelah menerima umpan silang keras dari sepak pojok pendek yang langsung masuk tanpa mengenai pemain lain. Keunggulan itu tidak bertahan lama – Evan Caffrey menyamakan kedudukan dengan tembakan dari luar kotak penalti yang membentur pemain Ajax sebelum mengecoh Paes.
Menjelang istirahat, Anton Gaaei membawa Ajax unggul 2-1 dengan tembakan keras yang tidak mampu dihentikan kiper Shelbourne, Eddie Beach. Namun di menit-menit akhir pertandingan, Sean Moore menyamakan 2-2 setelah melewati Caio Henrique dan melepaskan tembakan ke sudut jauh yang tidak dapat dijangkau Paes. Skor final tidak berubah, dan Ajax tetap melaju dengan agregat 5-3.
Shelbourne Tekan Ajax, Gol Dibatalkan VAR
Memasuki babak kedua, Ajax tampil kurang meyakinkan dan banyak berada di bawah tekanan dari tuan rumah. Shelbourne bahkan sempat mencetak gol melalui Milan Mbeng, tetapi VAR membatalkannya karena offside. Pertandingan menunjukkan Ajax tidak mendominasi seperti biasanya, namun keunggulan dua gol dari leg pertama cukup untuk menjamin lolos ke tahap berikutnya.
Sion Menanti di Babak Play-off
Lawan Ajax di babak play-off adalah FC Sion dari Swiss. Tim Sion lolos setelah mengeliminasi FC Noah Armenia dengan agregat 4-3. Leg pertama dijadwalkan 21 Agustus di Swiss, sementara leg kedua berlangsung 28 Agustus di Amsterdam. Ajax akan bertandang lebih dulu sebelum memainkan laga penentuan di kandang sendiri.
Twente Juga Lolos dengan Dominasi
FC Twente, tim Belanda lainnya, juga memastikan lolos ke babak play-off dengan performa yang jauh lebih dominan. Twente mengalahkan DAC 1904 Slowakia dengan agregat 9-3. Leg kedua berakhir 3-3, tetapi Twente sudah menang 6-0 di leg pertama sehingga lolos dengan mudah. Performa Twente menunjukkan perbedaan signifikan dengan Ajax yang lebih berjuang di leg kedua.
Paes Jadi Kunci Pertahanan Ajax
Penampilan Paes di Dublin menjadi catatan penting bagi Ajax. Kiper Timnas Indonesia itu menunjukkan respons positif dalam beberapa situasi kritis, terutama saat menggagalkan sundulan Rodrigo Freitas di babak pertama. Meski Shelbourne berhasil menyamakan kedudukan dua kali, Paes tidak membuat kesalahan fatal yang bisa merugikan Ajax. Kepercayaan Sanchez untuk menurunkan Paes sebagai starter terbukti tepat, mengingat ketidakfitnya Marc ter Stegen.
Fokus pada Babak Play-off
Ajax kini memasuki babak play-off dengan catatan campuran – lolos dengan agregat yang nyaman tetapi performa leg kedua menunjukkan kerentanan di pertahanan. Menghadapi Sion yang telah membuktikan diri dengan mengeliminasi Noah, Ajax harus lebih fokus dan disiplin taktis. Kehadiran Paes di gawang akan menjadi elemen penting untuk menjaga stabilitas pertahanan di kedua leg mendatang. Pantau perkembangan Ajax dan kompetisi lainnya di jadwal pertandingan lainnya untuk analisis mendalam dan prediksi setiap pertandingan.
Jurgen
Penggemar bola yang lebih dulu ngecek statistik dan rekor pertemuan sebelum berani menebak skor. Menulis analisis dan prediksi laga-laga besar Eropa sampai Piala Dunia di PredictPlay, dengan gaya santai tapi tetap ada dasarnya.
Lihat Profil Analis
Belum ada komentar.