Roma vs Sassuolo Matchday 11: Giallorossi Favorit Besar di Olimpico

Ditulis Oleh
Jurgen
Jurgen
Ditinjau Oleh
Terbit Nov 04, 2026
Diperbarui Nov 04, 2026
4 Menit Baca

Roma datang sebagai favorit besar menghadapi Sassuolo di Matchday 11 Serie A. Posisi ketiga klasemen dengan catatan 7 menang, 3 imbang dari 10 pertandingan membuat giallorossi layak diunggulkan di Stadio Olimpico, terutama lawan tim yang sedang berada di zona bahaya dengan posisi ke-15. Pertandingan Sabtu, 7 November 2026 pukul 19:45 UTC ini adalah kesempatan Roma untuk memperkuat posisi mereka, sementara Sassuolo desperado mencari hasil positif setelah rentetan kekalahan mengkhawatirkan.

Dominasi Roma dalam Sejarah Pertemuan

Catatan pertemuan terakhir berbicara jelas tentang superioritas giallorossi. Roma menang 2-0 atas Sassuolo pada 10 Januari 2026, dengan penguasaan bola 64 persen dan expected goals 2,62 banding 0,74. Dalam lima tahun terakhir, Roma sudah 12 kali mengalahkan neroverde, sementara Sassuolo hanya meraih 2 kemenangan dengan 9 hasil imbang. Gol-gol Roma pada pertemuan terakhir datang dari Manu Koné di menit ke-76 dan Matías Soulé di menit ke-79, menunjukkan ketajaman finishing yang konsisten.

Info Pertandingan
NODE: 2734
Roma Club Crest
Roma
19:45
VS
SA
Sassuolo Club Crest
Sassuolo
Analisis

Statistik penguasaan bola dan tembakan juga menunjukkan pola yang sama: Roma menembak 26 kali dengan 6 tepat sasaran, sementara Sassuolo hanya 5 tembakan dengan 3 tepat sasaran. Dominasi ini bukan kebetulan, melainkan cerminan dari perbedaan kualitas pemain dan taktik kedua tim.

Serangan Roma Masih Tajam Meski Tanpa Pellegrini dan Dybala

Meski Lorenzo Pellegrini masih absen karena cedera paha (diperkirakan kembali akhir November) dan Paulo Dybala sedang dalam proses pemulihan cedera betis, Roma punya opsi serangan yang cukup mengancam. Matías Soulé telah membuktikan ketajamannya dengan gol di laga terakhir melawan Sassuolo, sementara Manu Koné (jika fit dari cedera paha mid-November) bisa memberikan kontribusi gol dari midfield. Dalam lima pertandingan terakhir, Roma mencatat 28 gol tercipta dengan hanya 10 kebobolan, menunjukkan serangan yang sangat produktif.

Performa terbaru Roma juga mengesankan: mereka mengalahkan Udinese 5-2, Cagliari 4-2, dan Sl. Bratislava 4-0. Meskipun sempat imbang 3-3 melawan Napoli dan kalah 3-2 dari Manchester United, momentum giallorossi tetap positif. Serangan sayap Roma yang efektif akan sulit diimbangi pertahanan Sassuolo yang sedang mencari stabilitas.

Krisis Pertahanan Sassuolo yang Mengkhawatirkan

Neroverde sedang dalam krisis kepercayaan diri yang serius. Dalam lima pertandingan terakhir, Sassuolo hanya meraih satu hasil imbang (1-1 melawan Milan) dan empat kekalahan beruntun. Mereka kebobolan 6 gol dari Lazio, 4 gol dari Fiorentina, 2 gol dari Como, dan 2 gol dari Frosinone. Pertahanan yang bocor ini adalah masalah utama yang harus segera diatasi, namun bermain di Olimpico bukan lawan yang mudah untuk melakukan perbaikan.

Sassuolo memiliki beberapa pemain cedera yang menambah beban: Fedde Leysen, Daniel Boloca, dan Ismaël Koné masih tidak tersedia. Kabar baiknya, Jay Idzes (bek Timnas Indonesia) baru pulih dari cedera dan bisa memperkuat lini belakang. Namun satu pemain saja tidak cukup untuk memperbaiki struktur pertahanan yang rapuh. Sassuolo akan bermain defensif dan berharap pada kesalahan Roma atau peluang set-piece untuk meraih poin.

Kehadiran Jay Idzes Menarik Perhatian Fans Indonesia

Pencarian fans Indonesia untuk pertandingan ini meningkat signifikan, didorong oleh kehadiran Jay Idzes di skuad Sassuolo. Bek Timnas Indonesia yang baru pulih dari cedera ini menjadi daya tarik tersendiri bagi penggemar lokal yang ingin melihat performa pemain nasional di kompetisi top Eropa. Selain itu, ketertarikan umum terhadap pertandingan Serie A berkualitas juga berkontribusi pada tingginya minat pencarian untuk laga ini.

Pertandingan ini adalah ajang penting bagi Idzes untuk menunjukkan kualitasnya setelah masa pemulihan cedera, sekaligus membantu Sassuolo keluar dari zona bahaya. Namun tantangan melawan Roma yang dalam bentuk prima akan menjadi ujian berat bagi pemain muda tersebut.

Jadwal dan Konteks Matchday 11

Roma vs Sassuolo adalah salah satu pertandingan utama di Matchday 11 Serie A 2026/27. Pertandingan ini dijadwalkan Sabtu, 7 November 2026 pukul 19:45 UTC di Stadio Olimpico, Roma. Cek jadwal & prediksi Serie A lengkap untuk melihat pertandingan lainnya di putaran ini dan posisi klasemen terkini.

Dalam konteks yang lebih luas, Roma memiliki peluang bagus untuk meraih kemenangan dan memperkuat posisi di zona Champions League, sementara Sassuolo perlu hasil positif segera untuk menghindari jatuh lebih jauh ke zona degradasi. Pertandingan ini akan menentukan momentum kedua tim menjelang pertandingan-pertandingan penting di minggu-minggu mendatang.

Prediksi dan Analisis

Berdasarkan data performa terbaru, head-to-head record, dan kondisi pemain, Roma masuk sebagai favorit yang sangat kuat untuk meraih kemenangan di Olimpico. Catatan 7 menang dari 10 laga, serangan yang produktif (28 gol), dan dominasi historis atas Sassuolo membuat prediksi skor Roma 2-0 atau 2-1 menjadi skenario yang realistis. Sassuolo akan fokus pada pertahanan dan mencoba memanfaatkan peluang set-piece atau serangan balik, namun peluang mereka untuk meraih poin sangat terbatas.

Yang perlu diperhatikan: ketajaman finishing Roma di fase akhir pertandingan, performa Jay Idzes dalam menghadapi serangan giallorossi, dan apakah Sassuolo bisa mempertahankan disiplin taktik selama 90 menit. Lihat analisis mendalam, statistik head-to-head, dan prediksi skor detail di halaman pertandingan Roma vs Sassuolo kami untuk informasi lineup terkini dan odds terbaru.

Untuk konteks lebih luas tentang Serie A, jangan lewatkan pertandingan penting lainnya seperti Udinese vs Como 1907 yang juga berlangsung di putaran ini.

Jurgen
Tentang Analis

Jurgen

Analis Sepak Bola

Penggemar bola yang lebih dulu ngecek statistik dan rekor pertemuan sebelum berani menebak skor. Menulis analisis dan prediksi laga-laga besar Eropa sampai Piala Dunia di PredictPlay, dengan gaya santai tapi tetap ada dasarnya.

Lihat Profil Analis
Berita Lainnya

Berita Terkait