John Herdman akhirnya menentukan pilihannya. Dari 44 pemain yang masuk skuad sementara, pelatih Timnas Indonesia itu memangkas daftar menjadi 23 nama jelang laga melawan Oman dan Mozambik. Kedua pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Garuda untuk meraih hasil positif sekaligus siap klaim poin pada FIFA Matchday Juni 2026.
Skuad Garuda dijadwalkan menghadapi Oman pada 5 Juni dan Mozambik pada 9 Juni keduanya di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Prediksi skor dan prediksi hasil pertandingan pada dua laga ini tentu akan sangat dipengaruhi oleh komposisi skuad yang diumumkan Herdman. Pengumuman resmi tersebut dirilis PSSI melalui akun Instagram Timnas Indonesia pada Minggu malam, 31 Mei 2026.
Seperti biasa, daftar yang keluar tidak datang tanpa kejutan.
Kehilangan Besar di Lini Belakang
Sorotan pertama langsung tertuju pada absennya kapten Jay Idzes. Kapten Timnas Indonesia itu dipastikan tidak masuk skuad karena masih menjalani pemulihan cedera tumit yang didapat pada pertandingan terakhir bersama klubnya.
Bersama Sassuolo musim 2025/26, Idzes tampil di 34 pertandingan sebagai starter dengan rata-rata rating 6.70 per laga. Ia mencatatkan 91 intersep ketiga tertinggi di Liga Italia ditambah 87 tekel, 34 blok tembakan, dan 134 sapuan bola.
CEO Sassuolo Giovanni Carnevali bahkan menyebut Idzes sebagai salah satu investasi terbaik klub. Musim yang luar biasa, yang kini terhenti karena cedera tumit yang didapat di laga terakhir melawan Parma.
Herdman menilai tidak memanggil Idzes merupakan keputusan terbaik demi proses pemulihannya. Lebih baik memberi waktu pemulihan penuh daripada memaksakan sang kapten tampil dalam kondisi tidak optimal. Siapa yang akan mengenakan ban kapten di dua laga ini masih menjadi pertanyaan yang belum terjawab.
Selain Idzes, ada dua nama lain yang absen karena alasan berbeda. Thom Haye dan Shayne Pattynama harus menepi akibat sanksi larangan bermain situasi yang tidak ideal menjelang dua laga penting ini.
Beberapa nama yang sebelumnya cukup sering menghiasi skuad Garuda juga tidak masuk daftar kali ini. Eliano Reijnders, Eksel Runtukahu, Jens Raven, Egy Maulana Vikri, Jordi Amat, hingga Marc Klok tidak termasuk dalam 23 pemain final pilihan Herdman.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa Herdman ingin melihat opsi lain yang bisa menambah kedalaman skuad Garuda.
Mathew Baker Jadi Kejutan Terbesar
Di tengah banyaknya nama yang absen, ada satu nama yang justru berhasil mencuri perhatian: Mathew Baker.
Bek muda berusia 17 tahun milik Melbourne City tersebut awalnya tidak masuk dalam daftar 44 pemain skuad sementara. Baker bahkan diproyeksikan untuk memperkuat Timnas Indonesia U-19 pada ajang kelompok umur.
Namun penampilannya selama pemusatan latihan di Stadion Madya, Senayan, berhasil menarik perhatian Herdman.
Performa yang ditunjukkannya selama training camp dianggap cukup meyakinkan untuk mendapatkan promosi langsung ke tim senior. Keputusan tersebut menjadi salah satu kejutan terbesar dalam daftar pemain kali ini.
Kesempatan tampil di dua laga FIFA Matchday ini bisa menjadi momen berharga bagi Baker untuk beradaptasi dengan tuntutan sepak bola internasional.
Selain Baker, Beckham Putra juga menjadi salah satu pemain yang menarik untuk diperhatikan. Gelandang muda tersebut kembali mendapat kepercayaan dan berpeluang menunjukkan kemampuannya bersama skuad senior.
Daftar 23 Pemain Final Timnas Indonesia
Kiper: Emil Audero, Maarten Paes, Nadeo Argawinata
Bek: Kevin Diks, Yakob Sayuri, Rizky Ridho, Sandy Walsh, Elkan Baggott, Muhammad Ferarri, Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, Dony Tri Pamungkas, Mathew Baker
Gelandang: Joey Pelupessy, Rayhan Hannan, Calvin Verdonk, Ivar Jenner
Penyerang: Beckham Putra, Ragnar Oratmangoen, Ole Romeny, Mauro Zijlstra, Marselino Ferdinan, Saddil Ramdani
Komposisi 23 pemain final Timnas Indonesia ini menunjukkan bahwa Herdman masih mempertahankan sebagian besar kerangka utama tim. Meski kehilangan beberapa pemain penting, kualitas skuad yang tersedia tetap cukup menjanjikan untuk menghadapi dua pertandingan FIFA Matchday bulan ini.
Skuad yang Penuh Pertanyaan Tapi Juga Penuh Kemungkinan
Menghadapi Oman dan Mozambik tanpa sejumlah pemain inti tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Timnas Indonesia. Beberapa pemain yang biasa menjadi tulang punggung tim harus absen, sehingga membuka peluang bagi nama lain untuk mengambil peran lebih besar.
Situasi tersebut membuat prediksi hasil pertandingan menjadi lebih sulit ditebak. Herdman kini memiliki kesempatan untuk melihat sejauh mana kedalaman skuad yang dimilikinya ketika sejumlah pemain inti tidak tersedia.
Rizky Ridho, Elkan Baggott, dan Justin Hubner kini dituntut menunjukkan bahwa lini pertahanan Garuda tidak bergantung pada satu pemain saja.
Hal yang sama berlaku bagi pemain muda seperti Mathew Baker dan Beckham Putra yang berpeluang mendapatkan menit bermain lebih banyak.
Bagi para pendukung Timnas Indonesia, dua pertandingan ini juga menjadi laga yang menarik untuk diikuti. Kehadiran sejumlah wajah baru membuat prediksi skor semakin sulit ditebak, sekaligus menjadi kesempatan untuk mengikuti prediksi pertandingan dan klaim poin selama FIFA Matchday Juni 2026 berlangsung.
Lebih dari Sekadar Uji Coba
Meski berstatus FIFA Matchday, dua pertandingan ini bukan sekadar laga persahabatan biasa.
Herdman sebelumnya menegaskan bahwa pertandingan melawan Oman dan Mozambik merupakan bagian penting dari persiapan menuju Piala Asia 2027. Indonesia sendiri tergabung di fase grup bersama Jepang, Qatar, dan Thailand, sehingga setiap kesempatan untuk membangun chemistry tim menjadi sangat berharga.
Selain menguji kombinasi pemain, dua laga ini juga akan membantu Herdman menilai kedalaman skuad yang dimiliki. Dengan jadwal internasional yang semakin padat, Indonesia membutuhkan lebih banyak pemain yang siap tampil kapan pun dibutuhkan.
Hasil pertandingan memang penting, tetapi proses membangun tim yang lebih kuat menjadi tujuan utama dari FIFA Matchday kali ini.
Kini perhatian beralih ke Stadion Utama Gelora Bung Karno. Apakah 23 pemain final pilihan Herdman mampu menjawab kepercayaan yang diberikan dan membawa Timnas Indonesia meraih hasil positif saat menghadapi Oman dan Mozambik?
Pantau terus perkembangan Timnas Indonesia, ikuti prediksi hasil pertandingan, dan jangan lewatkan kesempatan untuk klaim poin selama FIFA Matchday Juni 2026 berlangsung.
Jurgen
Penggemar bola yang lebih dulu ngecek statistik dan rekor pertemuan sebelum berani menebak skor. Menulis analisis dan prediksi laga-laga besar Eropa sampai Piala Dunia di PredictPlay, dengan gaya santai tapi tetap ada dasarnya.
Lihat Profil Analis
Belum ada komentar.