5 Tim Dark Horse Piala Dunia 2026 yang Bisa Mengejutkan Tim Papan Atas dan Mengubah Prediksi Grup

5 Tim Dark Horse Piala Dunia 2026 yang Bisa Mengejutkan Tim Papan Atas dan Mengubah Prediksi Grup
Ditulis Oleh
Jurgen
Jurgen
Ditinjau Oleh
Terbit Jun 09, 2026
Diperbarui Jun 09, 2026
5 Menit Baca

Empat hari lagi, Piala Dunia 2026 resmi digelar di Amerika Utara. Untuk pertama kali dalam sejarah, turnamen terbesar sepak bola dunia ini diikuti 48 tim. Konsekuensinya jelas, prediksi grup menjadi jauh lebih sulit ditebak, dan peluang lahirnya kejutan terbuka lebih lebar dari edisi-edisi sebelumnya. 

Setiap Piala Dunia selalu menyisakan satu atau dua nama yang berhasil mengguncang prediksi grup dan melaju jauh dari yang diharapkan. Tahun ini, beberapa tim sudah masuk radar analis dan pengamat. Ini lima tim dark horse Piala Dunia 2026 yang bisa membuat raksasa kehilangan ketenangan.

Info Pertandingan
NODE: 2319
Persebaya Surabaya Club Crest
Persebaya Surabaya
12:00
VS
ID1
PSIM Yogyakarta Club Crest
PSIM Yogyakarta
Analisis

Apa yang Membuat Sebuah Tim Layak Disebut Dark Horse?

Sebelum membahas siapa saja yang masuk daftar, ada baiknya memahami dulu apa yang membedakan tim dark horse dari sekadar underdog. Status ini punya bobot yang berbeda. Tim dark horse umumnya memiliki kombinasi yang spesifik, kekompakan yang dibangun bertahun-tahun, pelatih dengan filosofi jelas, satu atau dua pemain bintang yang sering diremehkan, dan momentum positif jelang turnamen.

Maroko di Qatar 2022 jadi contoh klasik. Bukan favorit di atas kertas, tapi punya semua elemen tersebut. Pertahanan rapat, semangat tim luar biasa, dan kemampuan memanfaatkan kelemahan lawan. Hasilnya, tim Afrika pertama yang lolos ke semifinal Piala Dunia.

Yunani melakukan hal yang sama di Euro 2004. Tanpa pemain bintang, tanpa sejarah, tapi dengan disiplin taktik yang tidak terduga, mereka pulang sebagai juara. Turki sendiri pernah finis ketiga di edisi 2002 dengan permainan menyerang yang impresif.

Yang berbeda dari edisi 2026 adalah skalanya. Total 104 pertandingan dalam 39 hari, dengan 32 tim yang lolos dari fase grup. Artinya peluang tim peringkat ketiga grup terbaik untuk lolos juga terbuka, dan kekuatan mental untuk tampil di laga-laga panjang menjadi semakin penting.” 

1. Maroko di Grup C

Maroko datang ke Piala Dunia 2026 sebagai dark horse yang sebenarnya bukan lagi dark horse. Status semifinalis Qatar 2022 sudah menempatkan mereka di radar semua orang. Di Grup C, mereka berhadapan dengan Brasil, Haiti, dan Skotlandia.

Prediksi grup C sebenarnya cukup terbuka. Brasil tetap favorit, tapi Maroko punya semua yang diperlukan untuk merepotkan Selecao. Pertahanan rapat yang sudah teruji di pentas dunia, kerangka tim yang nyaris tidak berubah dari empat tahun lalu, dan Achraf Hakimi yang sedang dalam puncak performa setelah memenangkan Liga Champions bersama PSG.

Pertanyaannya sekarang, akankah Maroko mengulang cerita empat tahun lalu, atau bahkan menulis bab baru yang lebih besar? 

2. Uruguay di Grup H

Uruguay datang ke Piala Dunia 2026 dengan wajah yang sangat berbeda dari era Luis Suarez dan Edinson Cavani. Tergabung di Grup H bersama Spanyol, Tanjung Verde, dan Arab Saudi, prediksi grup ini menempatkan Spanyol sebagai favorit utama. Tapi La Celeste punya semua bahan untuk merebut tempat di atas papan klasemen.

Tangan dingin Marcelo Bielsa jadi senjata utama. Pelatih Argentina yang dikenal dengan filosofi pressing tinggi dan permainan intens itu telah mengubah cara Uruguay bermain. Skuadnya dipimpin Federico Valverde di lini tengah, Ronald Araujo sebagai komandan pertahanan, dan Darwin Nunez yang masih dipercaya jadi ujung tombak meski mencoret Luis Suarez.

Dengan dua trofi Piala Dunia di koleksi sejarah, La Celeste selalu jadi tim yang sulit dilumpuhkan saat tampil di panggung besar. Generasi sekarang mungkin tidak punya nama-nama seterang Suarez di puncak kariernya, tapi mereka punya satu hal yang sama dengan pendahulunya, mentalitas pemenang yang tidak mudah goyah.

3. Norwegia di Grup I

Inilah tim dark horse yang membawa salah satu pemain terbaik dunia saat ini, Erling Haaland. Di Grup I, Norwegia harus bersaing dengan Prancis, Senegal, dan Irak. Banyak analis memberi label “grup neraka” karena prediksi grup ini sangat sulit ditebak.

Norwegia hadir dengan generasi emas yang belum pernah mereka miliki sebelumnya. Selain Haaland, ada Martin Odegaard yang jadi kapten dan otak permainan di lini tengah. Alexander Sorloth, Antonio Nusa, dan beberapa nama lainnya melengkapi skuad dengan kualitas Eropa elite.

Mengalahkan Prancis di laga pembuka bukan misi mustahil. Apalagi dengan rivalry yang menarik antara Kylian Mbappe dan Haaland sebagai dua bomber terbaik Eropa. Norwegia tidak datang untuk sekadar tampil.

4. Kolombia di Grup K

Kolombia adalah salah satu nama yang sering muncul di rekomendasi pasar prediksi Piala Dunia 2026. Di Grup K, mereka satu grup dengan Portugal, DR Kongo, dan Uzbekistan. Prediksi grup menempatkan Portugal sebagai favorit, tapi Kolombia siap menjegal.

Kekuatan mereka terletak di kontrol lini tengah dan pressing yang disiplin. Luis Diaz dari Liverpool jadi senjata utama di sektor sayap, mampu mengubah laga lewat dribel dan kecepatan. Siklus kualifikasi Amerika Selatan yang sangat kompetitif telah membentuk ketahanan tim ini di bawah tekanan.

Di venue Amerika Utara yang panas, kemampuan Kolombia memperlambat tempo dan mengurangi varian permainan jadi keuntungan tersendiri. Mereka punya potensi melaju lebih jauh dari yang diharapkan publik.

5. Turki di Grup D

Setelah 24 tahun absen, Turki akhirnya kembali ke panggung Piala Dunia. Tergabung di Grup D bersama tuan rumah Amerika Serikat, Paraguay, dan Australia, prediksi grup mereka memberi peluang nyata untuk menembus babak gugur.

Sejarah membuktikan Turki bisa membuat kejutan besar. Generasi sekarang dipenuhi pemain muda berbakat. Arda Guler dari Real Madrid dan Kenan Yildiz dari Juventus jadi dua wajah baru yang siap mencuri perhatian dunia. Hakan Calhanoglu menjadi kapten dan motor permainan di lini tengah, sementara pelatih Vincenzo Montella mengkombinasikan pengalaman dan agresivitas dalam pendekatan taktiknya. 

Beban ekspektasi yang rendah justru menjadi keunggulan. Setiap kemenangan di babak grup akan terasa seperti pencapaian besar, dan setiap pencapaian membuat Turki semakin berbahaya.

Tidak Hanya Lima Nama Ini

Jadwal Piala Dunia 2026 dibuka 11 Juni 2026 dengan laga Meksiko vs Afrika Selatan di Estadio Azteca. Dari hari pertama, dark horse sudah hadir di lapangan, karena Afrika Selatan sendiri masuk radar tim kejutan setelah comeback 16 tahun.

Lima nama di daftar ini bukan satu-satunya yang berpotensi mengguncang prediksi grup. Curacao yang berstatus debutan, Cape Verde yang baru pertama tampil, dan Haiti yang absen 52 tahun, semuanya punya cerita yang patut diikuti.

Dengan begitu, hal ini membuat prediksi grup Piala Dunia 2026 jadi salah satu yang paling sulit ditebak dalam sejarah turnamen. Pertanyaan besarnya tinggal satu, tim dark horse mana yang akan jadi cerita paling diingat tahun ini? Empat hari lagi, kita akan mulai menemukan jawabannya. 

Jurgen
Tentang Analis

Jurgen

Analis Sepak Bola

Penggemar bola yang lebih dulu ngecek statistik dan rekor pertemuan sebelum berani menebak skor. Menulis analisis dan prediksi laga-laga besar Eropa sampai Piala Dunia di PredictPlay, dengan gaya santai tapi tetap ada dasarnya.

Lihat Profil Analis
Berita Lainnya

Berita Terkait