Pesta di Bandung harus sedikit tertahan. Persib Bandung memang resmi mengunci gelar juara BRI Liga 1 untuk ketiga kalinya secara beruntun, tapi kemenangan paripurna di laga terakhir gagal terwujud setelah ditahan imbang Persijap Jepara 0-0.[1][2][3] Di atas kertas, ini seharusnya menjadi laga mudah. Nyatanya, disiplin tingkat dewa dari pertahanan Laskar Kalinyamat membuat frustrasi setiap jengkal serangan Maung Bandung.
Sejak awal, polanya sudah jelas. Persib memegang kendali penuh, mengurung Persijap di area mereka sendiri. Duet Thom Haye dan Adam Alis di tengah berusaha keras membongkar blokade, beberapa kali melepaskan tembakan spekulatif yang sayangnya belum menemui sasaran.[4][5] Peluang terbaik di babak pertama datang dari Adam Alis yang dua kali memaksa kiper Persijap, Muhammad Ardiansyah, melakukan penyelamatan gemilang.[3] Persijap, di sisi lain, bermain sangat sabar. Mereka tidak panik, fokus menutup ruang, dan hanya sesekali mencoba keluar lewat serangan balik yang tak terlalu membahayakan gawang Teja Paku Alam. Hingga turun minum, skor kacamata terasa seperti kemenangan kecil bagi tim tamu.
Tembok Bernama Muhammad Ardiansyah
Jika ada satu nama yang jadi antagonis utama bagi Bobotoh malam ini, dialah Muhammad Ardiansyah. Kiper Persijap ini menjadi titik balik kegagalan Persib mencetak gol. Penyelamatan gemilangnya di babak kedua saat menepis sepakan memutar Andrew Jung dari jarak dekat adalah momen krusial.[3] Itu bukan satu-satunya. Sepanjang 45 menit kedua, Jung dan para penyerang Persib lainnya terus dibuat gigit jari oleh aksi heroik Ardiansyah dan rapatnya barisan pertahanan yang digalang Jose Luis. Pergantian pemain yang dilakukan Bojan Hodak dengan memasukkan Uilliam Barros dan Ramon Tanque pun tak banyak mengubah keadaan.[2] Serangan Persib memang meningkat, tapi efektivitasnya nol besar.
Hingga peluit panjang dibunyikan wasit, papan skor tetap tak berubah. Persib memang juara berkat keunggulan head-to-head atas Borneo FC, tapi gagal memberikan kemenangan penutup yang dinanti-nantikan para pendukungnya.[6][4][5] Persijap pulang dengan kepala tegak, membawa satu poin berharga dari kandang sang juara berkat pertahanan solid dan penampilan luar biasa kiper mereka. Statistik akhir menunjukkan Persib melepaskan 10 tembakan dengan 3 di antaranya tepat sasaran, sementara Persijap hanya mampu membuat 2 tembakan dengan 1 yang mengarah ke gawang.[7]
Cek Prediksi Kami
Prediksi kami untuk laga ini, jujur saja, berantakan. Kami terlalu percaya diri dengan kekuatan ofensif Persib dan meremehkan soliditas Persijap.
- Kami bilang: Persib akan menang 3-0. Yang terjadi: Skor akhir 0-0. Verdict: Meleset total.
- Kami bilang: Persib akan mencetak gol di babak pertama. Yang terjadi: Persib gagal mencetak gol sepanjang laga. Verdict: Meleset.
- Kami bilang: David da Silva akan mencetak gol. Yang terjadi: Da Silva bahkan tidak masuk dalam skuad utama dan para penggantinya pun tumpul. Verdict: Meleset.
- Kami bilang: Persijap gagal menciptakan lebih dari 2 shots on target. Yang terjadi: Persijap hanya punya 1 shot on target.[7] Verdict: Tepat. Satu-satunya prediksi yang masuk akal.
Meskipun hasilnya tidak sesuai harapan, gelar juara tetap kembali ke Bandung. Untuk kamu yang ingin melihat statistik lengkap dan bagaimana jalannya pertandingan dari menit ke menit, langsung saja cek halaman pertandingan Persib Bandung vs Persijap. Sampai jumpa di ulasan berikutnya!
Sumber
- “Hasil Super League: Persib Bandung Juara!“. sport.detik.com. Diakses 23 Mei 2026.
- “Ditahan Imbang Persijap 0-0, Persib Bandung Juara Super League“. detik.com. Diakses 23 Mei 2026.
- “tirto.id“. tirto.id. Diakses 23 Mei 2026.
- “Hasil Persib Vs Persijap 0-0: Maung Bandung Juara Super League 2025-2026“. bola.kompas.com. Diakses 23 Mei 2026.
- “Hasil Pertandingan Persib Vs Persijap: Ditahan Imbang Laskar Kalinyamat, Maung Bandung Resmi Hattrick Juara Super League“. tvonenews.com. Diakses 23 Mei 2026.
- “Hasil Persib Bandung vs Persijap: Pangeran Biru Juara usai Petik Hasil Minimal“. liputan6.com. Diakses 23 Mei 2026.
- “Statistik Hasil Pertandingan PERSIB vs PERSIJAP 2025/2026“. sport.detik.com. Diakses 23 Mei 2026.
Editor di PredictPlay yang menjaga kualitas dan akurasi setiap artikel, dari analisis taktik dan statistik pertandingan hingga liputan Piala Dunia 2026. Fokusnya sederhana, memastikan setiap konten enak dibaca, berbasis data, dan bisa dipercaya pembaca.
Lihat Profil Analis
Belum ada komentar.