Monza akhirnya menemukan cahaya setelah empat pertandingan kelam. Gustavo Varela jadi pahlawan dengan dua gol yang membawa Monza menang 2-1 atas Sassuolo di Stadion Brianteo pada Jumat malam (18/9/2026). Kemenangan ini sangat krusial bagi Ivan Juric-sebelumnya dia hanya mengumpulkan satu poin dari empat laga pertama musim ini, tekanan besar menghampiri pelatih Monza menjelang pertandingan ini.
Babak Pertama Terbuka, Törnqvist Jadi Penyelamat
Babak pertama berlangsung cukup terbuka dengan peluang di kedua belah pihak. Monza menciptakan ancaman pertama lewat sundulan keras Eddy Kouadio, namun kiper Sassuolo Arijanet Muric berhasil menangkis. Sassuolo membalas dengan serangan dari Domenico Berardi, tapi tendangannya dapat dihalau Noel Törnqvist. Kiper Monza itu tampil solid sepanjang pertandingan, mencatat tujuh penyelamatan, termasuk satu penyelamatan krusial dari tembakan Darryl Bakola di babak pertama.
Sassuolo mulai menunjukkan dominasi penguasaan bola, mengontrol 65 persen dari permainan dan melepaskan total 20 tembakan. Namun mereka tidak mampu mengubah dominasi itu menjadi gol. Hingga istirahat, skor tetap 0-0, dengan Monza menunggu momentum di babak kedua.
Varela Ledakkan Pertandingan di Babak Kedua
Monza meledakkan pertandingan segera setelah istirahat. Pada menit 51, Varela menerima umpan Samuele Birindelli dan menyundul keras melampaui Muric. Skor berubah 1-0 untuk Monza. Tujuh menit kemudian, pada menit ke-63, Varela kembali menonjol-kali ini dia mengeksekusi penalti dengan sempurna, menggandakan keunggulan Monza menjadi 2-0. Pertandingan seolah-olah sudah beres untuk tuan rumah.
Varela mencatatkan kedua golnya dalam rentang 12 menit, menunjukkan finishing yang tajam dan ketajaman Monza di fase kedua. Penyerang itu juga menerima kartu kuning di akhir pertandingan, bersama dengan Eddy Kouadio, Michael Folorunsho, dan Samuele Birindelli dari Monza, serta Luca Lipani dari Sassuolo.
Adzic Perkecil Ketertinggalan, Bowie Hampir Samakan
Sassuolo tidak menyerah meski tertinggal jauh. Pada menit ke-88, Vasillije Adzic mencetak gol kembali untuk tim tamu, membuat skor menjadi 2-1. Momentum berubah seketika, dan Sassuolo mulai mengejar penyamaan di menit-menit akhir. Pada waktu tambahan, Kieran Bowie bahkan sempat menyundul keras, namun bola masih membentur tiang kiri gawang-peluang emas yang terlewat untuk menyamakan kedudukan.
Törnqvist dan pertahanan Monza berhasil bertahan hingga peluit akhir berbunyi. Kemenangan ini menyelamatkan Monza dari krisis awal musim, sementara Sassuolo gagal melanjutkan momentum positif usai mengalahkan Juventus pada pekan sebelumnya. Tim tamu juga harus bertanding tanpa bek Timnas Indonesia Jay Idzes, yang terpaksa absen karena cedera paha depan.
Dampak Klasemen dan Laga Berikutnya
Kemenangan membawa Monza naik ke peringkat 14 klasemen sementara Liga Italia dengan empat poin dari lima pertandingan, unggul tiga poin dari zona degradasi. Sebaliknya, kekalahan membuat Sassuolo tertahan di peringkat sembilan dengan tujuh poin dari lima laga, terpaut tiga poin dari empat besar.
Pada pertandingan selanjutnya di Serie A, Monza dijadwalkan bertandang ke markas Lazio, sedangkan Sassuolo akan melakoni laga kandang menjamu Milan. Momentum akan menjadi kunci bagi kedua tim untuk melanjutkan performa mereka di pekan keenam.
Konteks Musim: Juventus dan Milan Terus Menang
Kemenangan Monza terjadi di tengah musim yang kompetitif di Serie A. Pada pekan yang sama, Juventus menang 2-0 atas Atalanta, sementara Milan meraih kemenangan besar 3-0 atas Lecce. Juventus sendiri telah menunjukkan performa konsisten dengan lima hasil terakhir yang solid: menang 2-0 atas Atalanta, menang 5-0 atas NEC Nijmegen, kalah 3-2 dari Sassuolo, imbang 1-1 dengan Milan, dan menang 2-0 atas Parma. Milan juga konsisten dengan lima hasil terakhir: menang 3-0 atas Lecce, imbang 2-2 dengan Lazio, imbang 1-1 dengan Juventus, menang 2-0 atas Venezia FC, dan menang 2-1 atas Torino.
Lihat Monza vs Sassuolo untuk statistik lengkap pertandingan ini. Untuk melihat jadwal dan prediksi laga-laga Serie A berikutnya, perbaruan dilakukan setiap pekan.
Apa yang Bisa Kita Pelajari
Pertandingan ini menunjukkan bagaimana keunggulan kandang dan momentum dapat mengubah segalanya dalam sepak bola. Monza memanfaatkan permainan di rumah dengan solid, sementara Sassuolo-meski mendominasi penguasaan bola-gagal mengkonversi peluang mereka di babak pertama. Varela menjadi diferensiator kunci dengan finishing yang tajam di babak kedua. Untuk laga-laga mendatang, perhatikan bagaimana Monza mempertahankan momentum ini melawan Lazio, dan apakah Sassuolo dapat bangkit saat menjamu Milan. Cek juga jadwal & prediksi Europa League untuk melihat pertandingan internasional lainnya minggu ini, termasuk Nottingham vs Aston Villa yang juga menarik untuk diikuti.
Jurgen
Penggemar bola yang lebih dulu ngecek statistik dan rekor pertemuan sebelum berani menebak skor. Menulis analisis dan prediksi laga-laga besar Eropa sampai Piala Dunia di PredictPlay, dengan gaya santai tapi tetap ada dasarnya.
Lihat Profil Analis
Belum ada komentar.