Rekor Baru Messi! Argentina vs Tanjung Verde 3-2 Jadi Laga Dramatis di Fase Knockout Piala Dunia

Rekor Baru Messi! Argentina vs Tanjung Verde 3-2 Jadi Laga Dramatis di Fase Knockout Piala Dunia
Ditulis Oleh
Jurgen
Jurgen
Ditinjau Oleh
Terbit Jul 05, 2026
Diperbarui Jul 05, 2026
5 Menit Baca

Pertandingan Argentina vs Tanjung Verde di babak 32 besar Piala Dunia 2026 menghadirkan drama yang tidak banyak diprediksi. Bermain di Hard Rock Stadium, Miami, Jumat pagi WIB, 4 Juli 2026, Albiceleste harus bekerja keras sebelum akhirnya menang 3-2 lewat perpanjangan waktu atas debutan turnamen tersebut.

Namun cerita terbesar dari laga Argentina vs Tanjung Verde bukan hanya soal tiket menuju babak 16 besar. Lionel Messi kembali menorehkan sejarah dengan mencetak gol ke-20 sepanjang kariernya di Piala Dunia, sebuah rekor baru yang semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa di panggung sepak bola terbesar dunia.

Info Pertandingan
NODE: 1886
FK Crvena Zvezda Club Crest
FK Crvena Zvezda
17:00
VS
EL
Plzen Club Crest
Plzen
Analisis

Kemenangan ini juga memperpanjang catatan impresif Messi yang kini sudah mencetak gol dalam delapan pertandingan Piala Dunia secara beruntun. Sang kapten Argentina bahkan memimpin persaingan Sepatu Emas Piala Dunia 2026 dengan koleksi tujuh gol sejauh ini.

Rekor Baru Messi di Laga Argentina vs Tanjung Verde

Sebelum pertandingan Argentina vs Tanjung Verde dimulai, Messi sudah berada di jalur untuk kembali menciptakan sejarah. Gol yang dicetaknya pada menit ke-29 akhirnya memastikan nama La Pulga berdiri sendirian di puncak daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.

Kini Messi telah mengoleksi 20 gol di ajang Piala Dunia. Catatan tersebut menjadikannya pemain pertama yang mampu mencapai angka tersebut, sekaligus mempertegas dominasinya di panggung sepak bola internasional.

Tak hanya itu, Messi juga menjadi pemain pertama yang mampu mencetak gol dalam delapan pertandingan Piala Dunia secara beruntun. Rekor tersebut menunjukkan konsistensi luar biasa yang masih dimiliki pemain berusia 39 tahun itu di level tertinggi.

Bagi Argentina, keberadaan Messi kembali menjadi pembeda. Saat pertandingan berjalan sulit dan tekanan mulai meningkat, sang kapten tampil sebagai sosok yang mampu memberikan solusi di momen paling menentukan.

Tanjung Verde Hampir Ciptakan Kejutan Besar

Meski Argentina berstatus juara bertahan, Tanjung Verde membuktikan bahwa mereka bukan sekadar pelengkap di Piala Dunia 2026.

Negara yang menempati peringkat ke-67 FIFA itu menjadi satu-satunya tim debutan yang berhasil mencapai fase knockout. Bahkan, mereka hampir menciptakan salah satu kejutan terbesar dalam sejarah Piala Dunia setelah dua kali menyamakan kedudukan melawan Albiceleste.

Deroy Duarte menjadi pemain pertama yang membungkam pendukung Argentina lewat gol penyama kedudukan pada menit ke-59. Ketika Lisandro Martinez kembali membawa Argentina unggul pada babak tambahan waktu, Tanjung Verde kembali bangkit melalui gol spektakuler Sidny Cabral di menit ke-103.

Perjuangan tim asuhan Bubista layak mendapat apresiasi besar. Meski akhirnya tersingkir, perjalanan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026 akan dikenang sebagai salah satu kisah paling menarik dalam sejarah turnamen.

Detail Match Argentina vs Tanjung Verde yang Berjalan Dramatis

Babak pertama Argentina vs Tanjung Verde berjalan sesuai prediksi. Albiceleste mendominasi penguasaan bola dan terus menekan pertahanan lawan.

Messi akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-29 lewat penyelesaian klinis yang membuat Argentina unggul 1-0. Gol tersebut sekaligus menjadi torehan ke-20 Messi di Piala Dunia.

Namun Tanjung Verde tidak menyerah begitu saja. Deroy Duarte sukses menyamakan skor menjadi 1-1 pada menit ke-59 dan membuat Argentina mulai berada dalam tekanan.

Skor imbang bertahan hingga waktu normal berakhir sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.

Baru dua menit babak tambahan berjalan, Lisandro Martinez membawa Argentina kembali unggul 2-1 melalui penyelesaian keras yang tidak mampu diantisipasi kiper lawan.

Tetapi drama kembali terjadi. Sidny Cabral mencetak gol spektakuler pada menit ke-103 untuk membuat kedudukan kembali sama kuat 2-2.

Ketika pertandingan tampak akan berlanjut ke adu penalti, Argentina akhirnya menemukan gol kemenangan pada menit ke-111. Berawal dari sepak pojok Messi, Cristian Romero memenangkan duel udara sebelum bola mengenai Diney Borges dan masuk ke gawang sendiri.

Gol bunuh diri tersebut memastikan Argentina menang 3-2 sekaligus menghindari salah satu kejutan terbesar di fase knockout Piala Dunia.

Argentina vs Tanjung Verde Jadi Alarm untuk Lini Belakang Albiceleste

Meski berhasil lolos, Argentina vs Tanjung Verde juga memberikan sejumlah catatan penting untuk Lionel Scaloni.

Pertahanan Argentina terlihat cukup rentan menghadapi serangan balik cepat lawan. Tanjung Verde beberapa kali mampu memanfaatkan ruang kosong dan menciptakan peluang berbahaya.

Emiliano Martinez memang tampil cukup baik di bawah mistar, tetapi koordinasi lini belakang masih perlu diperbaiki menjelang pertandingan berikutnya.

Lionel Scaloni yang menjalani laga ke-100 bersama Argentina tentu menyadari bahwa performa seperti ini akan sangat berisiko jika kembali terulang di babak selanjutnya. Tim-tim yang tersisa di turnamen memiliki kualitas yang lebih tinggi dan kesalahan kecil bisa berakibat fatal.

Di sisi lain, mentalitas Argentina tetap patut diapresiasi. Meski dua kali kehilangan keunggulan, mereka tetap mampu menjaga fokus hingga menit-menit akhir pertandingan.

Mesir Menanti Argentina di Babak 16 Besar

Setelah kemenangan dramatis dalam laga Argentina vs Tanjung Verde, Albiceleste kini bersiap menghadapi Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 7 Juli 2026 di Atlanta. Mesir datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah berhasil menyingkirkan Australia melalui drama adu penalti pada babak sebelumnya.

Secara kualitas skuad, Argentina masih menjadi favorit untuk lolos ke perempat final. Namun performa saat menghadapi Tanjung Verde menunjukkan bahwa mereka tidak boleh meremehkan lawan mana pun.

Messi diperkirakan kembali menjadi kunci permainan Albiceleste. Dengan performa yang terus konsisten, peluangnya menambah koleksi gol dan memperlebar rekor pribadi masih sangat terbuka.

Momentum Positif Menuju Perempat Final

Argentina vs Tanjung Verde menjadi bukti bahwa perjalanan mempertahankan gelar juara dunia tidak pernah mudah. Albiceleste memang berhasil lolos, tetapi kemenangan ini juga menjadi pengingat bahwa setiap pertandingan fase knockout selalu menghadirkan tekanan yang berbeda.

Rekor baru Messi sebagai pencetak 20 gol di Piala Dunia menjadi sorotan utama dari laga ini. Sang kapten terus menunjukkan kualitasnya sebagai pemain yang mampu membuat perbedaan dalam situasi tersulit sekalipun.

Hasil Argentina vs Tanjung Verde sekaligus mengirim pesan kepada para pesaing bahwa Albiceleste masih menjadi salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026. Namun performa yang ditunjukkan juga memperlihatkan masih ada pekerjaan rumah yang harus dibenahi sebelum menghadapi Mesir. Jika mampu tampil lebih solid, kemenangan Argentina vs Tanjung Verde bisa menjadi titik balik penting menuju perempat final dan menjaga asa mempertahankan trofi juara dunia.

Jurgen
Tentang Analis

Jurgen

Analis Sepak Bola

Penggemar bola yang lebih dulu ngecek statistik dan rekor pertemuan sebelum berani menebak skor. Menulis analisis dan prediksi laga-laga besar Eropa sampai Piala Dunia di PredictPlay, dengan gaya santai tapi tetap ada dasarnya.

Lihat Profil Analis
Berita Lainnya

Berita Terkait