Korea Selatan vs Ceko menjadi laga perdana Grup A yang penuh drama. Pada Jumat pagi jam 9 WIB, 12 Juni 2026, di Estadio Guadalajara, Zapopan, Meksiko, Taeguk Warriors berhasil melakukan comeback untuk mengalahkan Ceko dengan skor 2-1.
Pertandingan ini berjalan jauh dari ekspektasi banyak orang. Korea Selatan yang dominan sejak menit pertama justru sempat tertinggal lebih dulu. Ceko mencuri gol pembuka di menit ke-59 lewat sundulan kapten Ladislav Krejci. Tapi Korsel tidak butuh waktu lama untuk membalikkan keadaan.
Dua gol di babak kedua dari Hwang In-beom dan Oh Hyeon-gyu mengunci kemenangan dramatis. Hasil Piala Dunia 2026 di laga pertama Grup A ini memberi Taeguk Warriors modal tiga poin sekaligus posisi penting di klasemen sementara.
Babak Pertama yang Sia-sia

Pertandingan Korea Selatan vs Ceko dimulai dengan Tim Negeri Ginseng tampil dengan misi jelas sejak menit-menit awal. Penguasaan bola didominasi Taeguk Warriors yang langsung menekan ke wilayah pertahanan Ceko. Tapi dominasi ini belum berbuah gol di 45 menit pertama.
Peluang pertama Korsel datang di menit ke-11. Bek Lee Hanbeom berhasil menyambut sepak pojok dengan sundulan keras, tapi arah bola melambung sedikit di atas mistar gawang Matej Kovar. Dua menit berselang, Lee Kang-in mencoba peruntungannya dengan tembakan dari luar kotak penalti. Sang gelandang kreatif sudah hampir sukses, tapi Kovar masih sigap mengamankan bola.
Son Heung-min juga ikut menggetarkan pertahanan Ceko. Di menit ke-38, kapten Korea Selatan ini melakukan pergerakan individu yang luar biasa, melewati dua pemain lawan, lalu melepaskan tembakan melengkung ke arah gawang. Sayang tembakannya masih melenceng tipis ke sisi kanan.
Di kubu Ceko, Tomas Soucek dan Lukas Provod yang ditugaskan mengontrol lini tengah tampak kesulitan. Mereka kewalahan menghadapi tekanan Korsel dan gagal memberikan suplai bola yang cukup ke Patrik Schick di lini depan. Schick yang biasanya jadi mesin gol Ceko, jarang menyentuh bola di area berbahaya ketika laga Korea Selatan vs Ceko.
Babak pertama berakhir tanpa gol. Korea Selatan unggul dalam statistik permainan, tapi belum berhasil memecah kebuntuan. Frustrasi mulai terasa, terutama untuk Son Heung-min yang tampil agresif dari awal pertandingan.
Babak Kedua Penuh Drama
Babak kedua Korea Selatan vs Ceko dimulai dengan pola yang sama. Korsel terus menekan, dan di menit ke-49, tembakan keras Hwang In-beom masih bisa ditepis Kovar. Tujuh menit kemudian, Son Heung-min mendapatkan peluang terbaiknya di laga ini. Posisinya di depan gawang sempat membuat dunia berharap kapten Korsel itu akhirnya cetak gol. Sayangnya, tembakannya berhasil diblok kiper Ceko.
Kemudian datang momen yang mengubah segalanya. Di menit ke-59, Ceko justru mencetak gol pembuka lewat skema lemparan jauh. Vladimir Coufal melempar bola ke kotak penalti Korsel, dan kapten Ladislav Krejci memenangkan duel udara untuk menyundul bola ke gawang. Skor berubah 1-0 untuk Ceko.
Korea Selatan tidak panik. Justru sebaliknya, mereka meningkatkan intensitas serangan. Penyamaan datang di menit ke-67 dan jadi gol yang sangat bagus secara teknis. Lee Kang-in melepaskan umpan terobosan presisi ke arah Hwang In-beom. Sang gelandang menerima bola dengan tenang, mengecoh dua pemain Ceko, lalu mengelabui kiper sebelum menendang ke gawang. 1-1.
Tiga belas menit kemudian, Korsel berbalik unggul. Oh Hyeon-gyu yang masuk sebagai pengganti mencetak gol kemenangan di menit ke-80. Skor berubah 2-1, dan tinggal mempertahankan keunggulan.
Sebelum peluit panjang, Ceko sempat menggebrak lewat tembakan Sadilek di menit ke-90. Tapi tembakannya gagal masuk. Skor 2-1 bertahan sampai akhir pertandingan Korea Selatan vs Ceko.
Pahlawan Hwang In-beom dan Catatan Lain

Hwang In-beom layak disebut man of the match. Gelandang berpengalaman ini tidak hanya mencetak gol penyeimbang, tapi juga jadi pengatur tempo di lini tengah Korea Selatan. Kemampuannya membaca permainan dan kreativitas dalam membangun serangan jadi salah satu kunci kemenangan Taeguk Warriors.
Tapi cerita Hwang In-beom belum berhenti di gol. Ia juga turut andil dalam gol kemenangan Oh Hyeon-gyu di menit ke-80. Asis dari skema kerjasama tim ini menunjukkan kualitas kreatif Hwang di area sentral lapangan. Total satu gol dan satu asis dalam satu pertandingan jadi statistik yang impresif.
Son Heung-min belum mencetak gol, tapi penampilannya tetap luar biasa. Kapten Korsel ini terus aktif di sepanjang pertandingan Korea Selatan vs Ceko, menciptakan peluang, dan menekan pertahanan Ceko. Bintang Tottenham yang masih mencari gol ke-58 di tim nasionalnya ini akan punya banyak kesempatan di sisa fase grup.
Di kubu Ceko, Ladislav Krejci adalah satu-satunya yang patut diapresiasi. Sundulan menit ke-59 menunjukkan kemampuannya di set-piece. Tomas Soucek di lini tengah dan Patrik Schick di depan tidak banyak berkontribusi. Pelatih Ceko punya banyak pekerjaan untuk dievaluasi sebelum laga berikutnya.
Apa Arti laga Korea Selatan vs Ceko untuk Grup A?
Setelah dua laga pertama Grup A selesai, klasemen sementara sudah mulai terbentuk. Meksiko memimpin di posisi puncak dengan 3 poin setelah meraih kemenangan telak atas Afrika Selatan. Korea Selatan menyusul di posisi kedua, juga dengan 3 poin tapi selisih gol yang lebih kecil.
Posisi kedua bukan masalah besar untuk Taeguk Warriors. Yang terpenting, tiga poin pertama sudah di tangan hasil laga Korea Selatan vs Ceko. Modal ini akan sangat berarti karena dari sistem Piala Dunia 2026 yang baru, dua tim teratas dari tiap grup langsung lolos ke babak 32 besar.
Bagi Ceko dan Afrika Selatan, situasinya sudah lebih sulit. Dua tim ini sama-sama belum punya poin, dan akan saling bertemu di laga berikutnya. Pertandingan itu sekarang menjadi laga hidup-mati bagi keduanya untuk tetap punya peluang lolos.
Korea Selatan sendiri akan menghadapi Meksiko di laga kedua. Ini akan jadi pertarungan kedua tim yang sudah meraih kemenangan, dan hasilnya akan menentukan siapa yang akan jadi juara Grup A. Untuk Son Heung-min dan rekan-rekan, momentum dari comeback dramatis ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya.
Tiga Poin Pertama untuk Taeguk Warriors
Korea Selatan vs Ceko menjadi pengingat bahwa Piala Dunia 2026 tidak akan mudah ditebak. Tim yang lebih unggul di atas kertas tidak selalu menang dengan mudah. Korea Selatan harus berjuang sampai menit terakhir untuk mengamankan kemenangan.
Bagi Korea Selatan, kemenangan dalam laga Korea Selatan vs Ceko ini lebih dari sekadar tiga poin. Ini juga menunjukkan kalau Taeguk Warriors siap bersaing di turnamen ini. Untuk Ceko, ini awal yang sulit, tapi turnamen masih panjang. Masih ada banyak waktu untuk bangkit.
Jurgen
Penggemar bola yang lebih dulu ngecek statistik dan rekor pertemuan sebelum berani menebak skor. Menulis analisis dan prediksi laga-laga besar Eropa sampai Piala Dunia di PredictPlay, dengan gaya santai tapi tetap ada dasarnya.
Lihat Profil Analis
Belum ada komentar.